Ibu
Sesuai dengan Topik blog, yaitu pengalaman yang berbeda dari kebanyakan orang.
saya ingin membagi pengalaman hidup saya, seputar yang namanya Ibu.
Ibu? ya ibu...
Bagi kebanyakan orang ketika menyebut nama ibu, tentulah yang terbayang adalah sosok wanita yang lemah lembut, penyayang, dan penuh perhatian. meski cerewet namun tentu dapat ditolelir dengan kasih sayangnya.
Sosok ibu didunia ini, selalu digambarkan dengan sangat baik. jika ada yang salah pastilah sosok ayah orangnya.
Apalagi dalam agama Islam, sosok ibu digambarkan seorang manusia dengan sangat mulia sekali. bahkan disebut berkali-kali didalam hadits.
Sesuatu yang sulit dipahami (untuk level pengetahuan agama rendah seperti saya), apakah benar memang sosok ibu sangat mulia sekali?
Jawabnya mungkin iya (bagi orang yang memiliki ibu yang baik),
dan jawabannya tidak (bagi orang yang memiliki ibu yang buruk)
Tapi itulah kita, kita hanya melihat dan bereaksi terhadap apa yang tampak dan dirasa...
sama seperti saya, ketika dihadapkan pada keegoisan seorang ibu rasanya ingin berontak, membantah, dan sebagainya.., dan kitapun menuding bahwa Tuhan telah berlaku tidak adil dengan memberikan sosok ibu yang seperti ini dalam kehidupan kita.
Semakin saya mencari-cari hal yang dapat membenarkan pendapat saya, semakin saya menuju pada "sesuatu", yaitu pemahaman perintah Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. , dan rasulnya..
semakin saya fikirkan, semakin saya memahami dengan logika saya, saya akhirnya memahami 1 hal. bahwa yang terpenting yang bisa kita lakukan sebagai manusia adalah MEMATUHI perintah-Nya.
dalam hal ini jelas bahwa perintah Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. , dan rasulnya adalah berbakti pada kedua orang tua tanpa toleransi apapun. (kecuali syirik).
apa yang akan kita dapatkan dengan menahan diri selain hati yang sesak? jawabnya adalah KEBERKAHAN HIDUP..
untuk anak-anak muda yang merasa kesal dengan ibunya, PERCAYALAH akan lebih baik maaf ibumu daripada engkau menggenggam dunia tapi ibumu tidak engkau perdulikan...
Apakah makna keberkahan hidup?
makna keberkahan hidup menurut saya adalah suatu kondisi dimana engkau merasa ketentraman, ketenangan dan kedamaian dalam hidup ini, tanpa ada rasa sesal, dan hidup yang selalu memiliki jalan keluar dari setiap masalah..
percayalah bahwa dalam hidup ini saat yang terbaik adalah ketika engkau melihat ibumu bangga padamu..
engkau seperti sedang melihat keridhoan Tuhanmu didepan mata...
percayalah bahwa tak akan sama rasanya ketika paman/bibimu yang bangga padamu, tetanggamu, saudaramu, bahkan anak dan istrimu sekalipun yang bangga.. tetap tak akan sama rasanya dengan bangganya ibumu sendiri terhadapmu...
saya ingin membagi pengalaman hidup saya, seputar yang namanya Ibu.
Ibu? ya ibu...
Bagi kebanyakan orang ketika menyebut nama ibu, tentulah yang terbayang adalah sosok wanita yang lemah lembut, penyayang, dan penuh perhatian. meski cerewet namun tentu dapat ditolelir dengan kasih sayangnya.
Sosok ibu didunia ini, selalu digambarkan dengan sangat baik. jika ada yang salah pastilah sosok ayah orangnya.
Apalagi dalam agama Islam, sosok ibu digambarkan seorang manusia dengan sangat mulia sekali. bahkan disebut berkali-kali didalam hadits.
Sesuatu yang sulit dipahami (untuk level pengetahuan agama rendah seperti saya), apakah benar memang sosok ibu sangat mulia sekali?
Jawabnya mungkin iya (bagi orang yang memiliki ibu yang baik),
dan jawabannya tidak (bagi orang yang memiliki ibu yang buruk)
Tapi itulah kita, kita hanya melihat dan bereaksi terhadap apa yang tampak dan dirasa...
sama seperti saya, ketika dihadapkan pada keegoisan seorang ibu rasanya ingin berontak, membantah, dan sebagainya.., dan kitapun menuding bahwa Tuhan telah berlaku tidak adil dengan memberikan sosok ibu yang seperti ini dalam kehidupan kita.
Semakin saya mencari-cari hal yang dapat membenarkan pendapat saya, semakin saya menuju pada "sesuatu", yaitu pemahaman perintah Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. , dan rasulnya..
semakin saya fikirkan, semakin saya memahami dengan logika saya, saya akhirnya memahami 1 hal. bahwa yang terpenting yang bisa kita lakukan sebagai manusia adalah MEMATUHI perintah-Nya.
dalam hal ini jelas bahwa perintah Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. , dan rasulnya adalah berbakti pada kedua orang tua tanpa toleransi apapun. (kecuali syirik).
apa yang akan kita dapatkan dengan menahan diri selain hati yang sesak? jawabnya adalah KEBERKAHAN HIDUP..
untuk anak-anak muda yang merasa kesal dengan ibunya, PERCAYALAH akan lebih baik maaf ibumu daripada engkau menggenggam dunia tapi ibumu tidak engkau perdulikan...
Apakah makna keberkahan hidup?
makna keberkahan hidup menurut saya adalah suatu kondisi dimana engkau merasa ketentraman, ketenangan dan kedamaian dalam hidup ini, tanpa ada rasa sesal, dan hidup yang selalu memiliki jalan keluar dari setiap masalah..
percayalah bahwa dalam hidup ini saat yang terbaik adalah ketika engkau melihat ibumu bangga padamu..
engkau seperti sedang melihat keridhoan Tuhanmu didepan mata...
percayalah bahwa tak akan sama rasanya ketika paman/bibimu yang bangga padamu, tetanggamu, saudaramu, bahkan anak dan istrimu sekalipun yang bangga.. tetap tak akan sama rasanya dengan bangganya ibumu sendiri terhadapmu...
Komentar
Posting Komentar